Mengenal Fuchsia, OS Baru Yang Dikembangkan Google


Google dikabarkan sedang mengembangkan sebuah OS baru. Sistem Operasi itu diberi kode nama "Fuchsia". Rencananya Fuchsia ini diciptakan dalam rangka IoT atau Internet of Things. Sistem Operasi ini akan berjalan disemua perangkat, kabar tentang Fuchsia ini pertama kali muncul di situs GitHub.

Informasi mengenai Fuchsia ini sangat minim sekali. Tapi yang jelas, Fuchsia dikembangkan tidak berdasarkan kernel Linux. Tetapi beberapa poin, seperti visual di Android akan dibawa ke Fuchsia ini.

Fuchsia adalah Sistem Operasi pertama Google yang tidak berbasis Linux. Berbeda dengan Android, ChromeOS, dan Chromecast yang dibangun berdasarkan Linux. Saat ini Fuchsia masih dalam tahap pengembangan secara diam-diam, tapi entah mengapa informasi tentang Fuchsia ini muncul di situs github.


Asal Usul Nama Fuchsia



Fuchsia adalah nama bunga yang memiliki warna yang sangat cantik. Bunga Fuchsia memiliki warna perpaduan antara Pink dan Ungu yang kontras. Fuchsia adalah sebuah genus tanaman hias dari keluarga Onargaceae. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan. Terdapat sekitar 100 spesies tanaman yang tergolong dalam genus ini. Ahli tanaman asal PerancisCharles Plumier adalah yang pertama kali menemukan tanaman ini. Pada tahun 1696, Plumier menemukan tanaman ini tumbuh liar di Pulau HispaniolaKepulauan Karibia. Kultivasi tanaman ini kemudian diperkenalkan ke Amerika Utara dan ke Eropa. Di beberapa tempat, tanaman ini terlepas dari kultivasi dan tumbuh liar. Plumier memberi nama tanaman ini dengan nama Fuchsia untuk menghormati ahli tanaman asal Jerman,Leonhard Fuchs-Wikipedia.


OS untuk smartphone, PC, hingga IoT



Fuchsia dibangun menggunakan kernel Magenta, yang didesain agar kompatibel dengan semua perangkat seperti IoT, Smartphone, Tablet, PC, dan Laptop. Konsep ini mirip seperti Microsoft yang ingin OS Windows 10 nya bisa berjalan di semua perangkatnya seperti PC, Smartphone, dan Tablet. Melihat kesamaan konsep tersebut, kemugkinan Fuchsia diciptakan untuk menjadi rival Windows 10 buatan Microsoft.

Bicara mengenai Internet of Things, tidak lengkap kalau kita tidak mengenalnya. Internet of Things, atau kalau disingkat menjadi IoT adalah sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat konektivitas internet. Jadi segala sesuatu dalam kehidupan kita sehari-hari akan selalu terhubung dengan internet. Misalnya kita ingin mencuci pakaian, kita tinggal melakukan perintah lewat smartphone, lalu mesin cuci akan meresponnya dengan mencuci pakaian secara otomatis.


User Interface 


Sistem Operasi Fuchsia akan membawa UI Material Design seperti yang ada pada Android saat ini. Ciri khas yang paling terlihat dari UI Material Design adah gayanya yang  flat atau datar. Bahasa pemrogaman utama yang digunakan di Fuchsia OS adalah Dart.


Mendukung prosessor ARM dan non-ARM


Fuchsia OS diciptakan agar kompatibel dengan prosessor ARM 32/64 bit dan non-ARM 32/64 bit. Jadi semua perangkat dapat menjalankan OS besutan Google ini.


Walaupun masih dalam pengembangan dan informasi mengenai Fuchsia ini masih sangat minim sekali, tetapi menarik untuk mengikuti perkembangan OS buatan Google ini. Demikian artikel singkat tentang Fuchsia OS, Sistem Operasi baru yang dikembangkan oleh raksasa internet Google. Semoga informasi ini berguna untuk pengetahuan pembaca sekalian.
loading...